Tuesday, 3 January 2012

Perbanyaklah membaca sholawat

Para ulama, terutama Ulama Shufi. berpendapat bahwa do'a yang paling dekat diijabahi oleh Alloh SWT istilah bahasa Jawa paling mandi adalah do'a Sholawat. Dan pendapat ini cocok dengan kenyataan. Lebih-lebih di dalam zaman mutakhir ini Insya Alloh tentang Sholawat kepada Kanjeng Nabi SAW ini akan dibahas dalam bab tersendiri di belakang. Secara umum mengenai faedah dan manfaat do'a Sholawat kepada Kan­jeng Nabi SAW bagi si pembaca Sholawat adalah seperti yang dikatakan oleh Syekh Hasan Al'Adawi di dalam syarah kitab "Dala ilul Khoirot" yang kemudian dibenarkan dan didukung oleh para Ulama Shufi lainnya yaitu sebagai berikut:

Artinya kurang lebih :

"Sesungguhnya membaca Sholawat kepada Nabi SAW itu bisa menerangi hati dan mewushulkan tanpa adanya seorang guru kepada Tuhan Dzat Yang Maha Mengetahui perkara gaib ". (Sa'aadatud—Daroini hal. 36/60).

"Menerangi Hati”. Hati menjadi padang, jernih dan tentram. "Mewushulkan" mengantarkan dan menyampaikan kepada tingkat kondisi batiniyah yang sadar kepada Alloh SWT.

Ada banyak sekali macamnya do'a Sholawat. Berpuluh, beratus, beribu-ribu, bahkan berpuluh ribu macam sholawat. Masing-masing sholawat dikaruniai faedah dan manfaat yang berbeda-beda, manfaat duniawi dan manfaat ukhrowi, manfaat lahir dan manfaat batin, manfa­at yang hubungan dengan hal-hal yang bersifat material dan hal-hal yang bersifat moral dan spiritual. Bertalian dengan kebutuhan untuk kejernihan hati, ketenangan batin dan ketentraman jiwa, sudah sewajarnya kita memilih Sholawat yang dikaruniai manfaat dan faedah yang kita butuhkan tersebut.

Alhamdu Lillah dengan fadlol Alloh SWT pada kira-kira awal tahun 1963 M, Alloh SWT melimpahkan karunia taufiq dan hidayah-NYA dengan tersusunnya "SHOLAWAT WAHIDIYAH" dari Pondok Pesantren Kedunglo Desa Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kotamadya Kediri Propinsi jawa Timur, yang kemudian oleh Muallifnya yakni Almukarrom Shohibul Fadlilah, Asy-Syekh Romo K.H. Abdoel Madjid Ma'roef Pengasuh Pondok Pesantren tersebut diijazahkan (diberikan ijin pengamalan) secara umum dengan ijazah mutlak kepada masyarakat luas tidak pandang dari golongan, aliran, bangsa dan negara manapun juga serta tidak membatasi tingkatan dan umur berapa saja. Pokoknya tidak pandang bulu, siapa saja dan tanpa ada syarat-syarat.


No comments:

Post a Comment

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfa'at bagi yang lainnya

DO’A BERSAMA

Mari !! Kami Mengajak Kepada Seluruh Umat Manusia Berbagai Bangsa Dan Dari Golongan Apa Saja Untuk Bersama-Sama Memohon Kepada Tuhan Yang Maha Esa Untuk Negeri Tercinta Masing-Masing, Keluarga Dan Umat Masyarakat Agar Memperoleh Ampunan, Anugrah, Berkah Dan Perbaikan Disegala Bidang.

Dengan Membaca :

Bismillahirrohmaanirrohiim

يَارَسُوْل الله ياسيدي x 100

YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH

( Duhai Pemimpin kami, Duhai Utusan Alloh )

Dilanjutkan membaca :

يَارَبَّنَا اللَّهُمَّ صَلِّ سَلِّمِ عَلَى مُحَمَّدٍ شَفِيْعِ الاُمَمِ

وَالآَلِ وَاجْعَلِ الاَنَامَ مُسْرِعِين بِالوَاحِدِيَّةِ لِرَبِّ الْعَالَمِين

يَارَبَّنَااغْفِرْيَسِّرِافْتَحْ وَاهْدِنَا قَرِّبْ وَاَلِّفْ بَيْنَنَا يَارَبَّنَ100 x

Yaa Robbanalloohumma Sholli Sallimi # ‘Alaa Muhammadin Syafii’il Umami,

Wal-Aali Waj-‘Alil Anaama Musri’iin # Bil-Waahidiyyati Lirobbil-‘Aalamiin

Yaa Robbanagh-Fir Yassair Iftah Wahdinaa # Qorrib Wa-Allif Bainanaa Yaa Robbanaa

artinya

Yaa Tuhan kami Yaa Alloh, limpahkanlah Sholawat dan Salam ¨ atas Kanjeng Nabi Muhammad pemberi Syafa’at ummat¨ dan atas keluarga Beliau, dan jadikanlah ummat manusia cepat-cepat lari,¨ lari kembali mengabdikan diri dan sadar kepada Tuhan Semesta alam,¨ Yaa Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, permudahkanlah segala urusan kami, bukalah hati dan jalan kami, dan tunjukilah kami¨, pereratlah persaudaraan dan persatuan diantara kami, Yaa Tuhan kami.

Dilanjutkan membaca :

اَللَّهُم بَارِكْ فِيْمَاخَلَقْتَ وَهَذِهِ البَلْدَةْ يَاالله .100 x

ALLOOHUMMA BAARIK FIIMAA KHOLAQTA WAHAADZIHIL BALDAH YAA ALLOH ,

Yaa Alloh limpahkanlah berkah didalam segala makhluq yang engkau ciptakan,

dan didalam negri ini …..Yaa Alloh ,

NB : Sedikit uraian kalimat Yaa Sayyidii Yaa Rosulalloh ialah mencakup hubungan kepada Alloh SWT yang mengutus Beliau dan Rosululloh SAW sebagai utusan Alloh.

Disamping itu Beliau Rosululloh SAW sebagai Ar-Risalah yaitu Rohmatal lil Alamiin ( sebagai Rahmat seluruh alam ) / saluran dari Alloh SWT sebagai perlindungan,pemimpin rohani dan keselamatan yang mempunyai kandungan PENYERAHAN dan HARAPAN . PENYERAHAN disini dalam kalimat YAA SAYYIDII (Duhai Pemimpin kami) sebagaimana wahai guru kami berarti kita telah melingkarkan diri pada seorang guru demikian juga wahai pemimpin kami kita telah melingkarkan diri kepada Alloh sebagai pengutus dan Rosululloh SAW sebagai utusanNya. Adapun HARAPAN yaitu Berharap perlindungan, bimbingan rohani dan keselamatan. Dimana situasi dan kondisi kita yang begitu berat dan hebatnya oleh jeratan nafsu seakan-akan kita berada dalam kobaran api yang begitu membara sehingga tidak ada lagi harapan kecuali dengan kita memanggil-manggil seorang penolong untuk membebaskan kita keluar dari kobaran api tersebut. Maka kita memanggil-manggil Rosululloh SAW(sebagai utusan Alloh) untuk membebaskan kita dari kobaran nafsu yang akan membakar/merusak kita dalam pengabdian diri kepada Alloh SWT secara ikhlas semurni-murninya.

Tolonglah Aku

Tolonglah Aku
Jalan Ku Panjang dan berliku siapa yang menuntunku nanti